Perkumpulan Japesda

Artikel

Evaluasi tangkapan nelayan di Desa Kadoda

Japesda- Ada hal yang unik dari program Japesda di desa-desa pesisir binaan Japesda, program ini adalah pendataan tangkapan gurita yang didapatkan oleh nelayan. Dari pendataan ini akan dicatat bobot dan panjang gurita sehingga bisa dilihat sejauh apa perkembangan gurita yang ada di perairan lepas. Informasi mengenai pendataan ini kemudian akan disampaikan dan didiskusikan bersama nelayan […]

Evaluasi tangkapan nelayan di Desa Kadoda Read More »

International Women’s Day: Suara dari Perempuan yang Terpinggirkan

Japesda – Setiap tanggal 8 Maret diperingati sebagai International Women’s Day (IWD) atau Hari Perempuan se-dunia. Peringatan ini pertama kalinya dilakukan pada tahun 1911 dengan komitmen mendorong kesetaraan perempuan. Pada tahun 2024, peringatan IWD mengambil tema “Inspire Inclusion” atau “Menginspirasi Inklusi”. Itu berarti merayakan keberagaman dan pemberdayaan di seluruh aspek masyarakat. Peran inklusi diperlukan untuk

International Women’s Day: Suara dari Perempuan yang Terpinggirkan Read More »

Transisi Energi Bisa Jadi Pemicu Hilangnya Hutan di Gorontalo

Japesda – Selama ini isu transisi energi memiliki narasi yang baik dalam hal mendukung keberlanjutan lingkungan. Namun di sisi lain, ternyata transisi energi memiliki dampak terhadap potensi hilangnya hutan atau deforestasi di Gorontalo. Topik ini yang menjadi pembahasan utama dalam FGD yang diselenggarakan Japesda bersama FWI (Forest Watch Indonesia) melibatkan CSO, media, dan akademisi di

Transisi Energi Bisa Jadi Pemicu Hilangnya Hutan di Gorontalo Read More »

Mengembalikan Predator Alami Menggunakan Pestisida Nabati

Japesda – Penggunaan pupuk anorganik pada skala petani telah sering dan sangat lumrah terjadi. Kondisi ini juga terjadi di Desa Ilomata, Kecamatan Bolango Ulu, Kabupaten Bone Bolango. Petani awalnya diberikan program pemerintah berupa jagung dan pupuk anorganik, lama-kelamaan petani ini mulai terbiasa dan mencari sendiri. Penggunaan pupuk anorganik yang tergolong instan, tidak serta merta menjadi

Mengembalikan Predator Alami Menggunakan Pestisida Nabati Read More »

Menilik Praktik dan Peran Gender Dalam Kehidupan Bajo Torosiaje

Penulis: Jalipati Tuheteru Gender merupakan perilaku yang dipelajari di dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat yang dikondisikan bahwa kegiatan, tugas atau tanggung jawab antara perempuan dan laki-laki memiliki peran yang sama. Kemudian peran yang dijalankan patut diterima baik oleh laki-laki maupun perempuan. Peran gender dan praktiknya dapat berubah. Dipengaruhi oleh umur, kelas, ras, etnik, agama,

Menilik Praktik dan Peran Gender Dalam Kehidupan Bajo Torosiaje Read More »

Mantan “Pelaut Ulung” dan Lika-Liku Menggeluti Usaha Gurita

Keseharian Ipin Mutama membeli gurita hasil tangkapan nelayan Desa Torosiaje. Foto: Jalipati Tuheteru Penulis: Jalipati Tuheteru Suku Bajo terbiasa hidup bersinggungan dengan lautan. Sebutan ‘pengembara laut’ cukup tersohor dan melekat pada suku yang menjadikan laut sebagai sumber makanan dan sumber penghasilannya. Ipin Mutama (40) Warga Desa Torosiaje, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo merupakan warga asli Suku

Mantan “Pelaut Ulung” dan Lika-Liku Menggeluti Usaha Gurita Read More »

Pak Rudi si Pembuat Ikan Garam

Proses pengengeringan ikan garam yang terbuat dari jenis ikan lolosi dan ikan gorosi di Desa Torosiaje, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Foto: Findriani Mahmud Penulis: Findriani Mahmud Terik matahari mulai terasa hangat di permukaan kulit, tak sedikit pun awan mencoba mengganggu pancaran cahaya pagi di Desa Torosiaje. Cuaca cerah seolah memberi semangat untuk mengawali aktivitas pagi. Desa

Pak Rudi si Pembuat Ikan Garam Read More »

Pandemi COVID-19 dan Dampak Pariwisata di Desa Torosiaje

Jembatan kayu di Desa Torosiaje. Foto: Elias Penulis: Jalipati Tuheteru Dewasa ini dunia internasional sedang diperhadapkan oleh permasalahan global, yakni menyangkut masalah kesehatan. Sebuah virus yang menginfeksi saluran pernapasan disebut sebagai Coronavirus Disease atau dikenal sebagai COVID-19. Kemunculan Coronavirus diduga mulai muncul di tahun 2019 di Wuhan, China yang akhirnya menyebar ke penjuru belahan dunia.  Menurut World Health Organization (WHO) Corona viruses (Cov)

Pandemi COVID-19 dan Dampak Pariwisata di Desa Torosiaje Read More »

Pengelolaan Perikanan Gurita Berbasis Masyarakat di Desa Torosiaje, Kabupaten Pohuwato

Ilustrasi/Elias Penulis: Jalipati Tuheteru Wilayah pesisir merupakan wilayah yang cukup primadona, unik dan menarik. Di dalamnya memiliki beragam kekayaan kehidupan laut terlebih berbagai spesies ikan. Keanekaragaman hayati flora dan fauna, serta berbagai ekosistem yang terdapat di dalamnya sangat menarik dibicarakan. Wilayah pesisir juga memiliki potensi yang cukup besar memberikan dampak kesejahteraan ekonomi dan sosial apabila

Pengelolaan Perikanan Gurita Berbasis Masyarakat di Desa Torosiaje, Kabupaten Pohuwato Read More »

Cara Kreatif Nelayan Desa Torosiaje Sulap Limbah Sampah Jadi Alat Pancing Gurita

Nelayan Desa Torosiaje saat memotong limbah botol oli, untuk bahan dasar pembuatan alat pancing gara-gara atau umpan mainan gurita. Foto: Jalipati Tuheteru Penulis: Jalipati Tuheteru Sampah merupakan suatu bahan yang tak lagi dimanfaatkan, yang diproduksi dari hasil aktivitas manusia maupun alami. Material sampah dihasilkan dari produk rumahan, perkantoran perusahaan, pertanian, rumah sakit, pasar dan berbagai

Cara Kreatif Nelayan Desa Torosiaje Sulap Limbah Sampah Jadi Alat Pancing Gurita Read More »