Perkumpulan Japesda

Pesisir

JAPESDA Dampingi Suku Bajo Petakan Tujuh Pulau Wilayah Kelola Laut

TILAMUTA – Masyarakat Suku Bajo di Desa Bajo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo mulai memetakan wilayah tangkap dan ruang kelola laut tradisional di tengah meningkatnya tekanan pemanfaatan ruang pesisir. Upaya tersebut difasilitasi oleh Jaring Advokasi Pengelolaan Sumber Daya Alam (JAPESDA) melalui Focus Group Discussion (FGD), pelatihan serta pendampingan pemetaan partisipatif. Direktur JAPESDA, Christopel Paino, mengatakan […]

JAPESDA Dampingi Suku Bajo Petakan Tujuh Pulau Wilayah Kelola Laut Read More »

Kisah Nelayan Perempuan Kadoda: Puasa Tangkap Gurita Untuk Maksimalkan Hasil Panen

TOGEAN – Malam itu tak banyak suara selain desir angin dan ombak yang berkejaran pelan.  Para nelayan berkumpul dalam lingkar sederhana saat gelap menyelimuti Pulau Papan, Desa Kadoda, Kecamatan Talatako, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Hari itu, minggu, 26 April 2026. Waktu menujukkan pukul 19.00 WITA. Suasana hangat tercipta di atas rumah panggung yang berdiri

Kisah Nelayan Perempuan Kadoda: Puasa Tangkap Gurita Untuk Maksimalkan Hasil Panen Read More »

Perjuangkan Hak Tenurial, JAPESDA Bentuk Sekolah Advokasi Pesisir untuk Suku Bajo

Kawasan pesisir dan laut yang menjadi ruang hidup masyarakat Bajo di Tilamuta, Gorontalo, kian menyempit. Ruang gerak nelayan perlahan dibatasi oleh reklamasi pelabuhan, ekspansi pariwisata, hingga kebijakan tata ruang yang tidak berpihak pada masyarakat lokal, adat, hingga tradisional. Berdasarkan cerita turun-temurun, masyarakat Bajo di Tilamuta telah bermukim di kawasan tersebut sejak 1890-an. Namun, klaim itu

Perjuangkan Hak Tenurial, JAPESDA Bentuk Sekolah Advokasi Pesisir untuk Suku Bajo Read More »

Ruang Gerak Nelayan Kian Sempit, Japesda Dorong Pengakuan Hak Kelola Laut Desa Bajo

TILAMUTA – “Ruang gerak nelayan semakin sempit,” kata Nirmala, salah seorang perempuan nelayan Suku Bajo di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Bagi masyarakat Bajo di Tilamuta, laut bukan sekadar air, bukan pula sebatas pada urusan ekonomi yang dipetakan lewat zonasi. Di sana mereka hidup dan tinggal, melaut, membangun hubungan sosial, hingga ritus-ritus budaya yang diwariskan

Ruang Gerak Nelayan Kian Sempit, Japesda Dorong Pengakuan Hak Kelola Laut Desa Bajo Read More »

281 Hektare Perairan Ditutup, Nelayan Torosiaje Menabung Gurita Selama Tiga Bulan

TOROSIAJE – Sejak dulu, laut sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat pesisir. Mereka bergantung pada laut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Salah satu cara yang paling umum dilakukan adalah dengan menangkap ikan, termasuk juga gurita dan komoditi lainnya sebagai sumber mata pencaharian sehari-hari. Sudah satu lustrum  lamanya, kelompok nelayan Sipakullong menjalankan program pengelolaan perikanan

281 Hektare Perairan Ditutup, Nelayan Torosiaje Menabung Gurita Selama Tiga Bulan Read More »

Para Perempuan Penantang Ombak Togean: Gigih Mencari Gurita Demi Keluarga

TOGEAN- Perempuan memiliki peran krusial dalam melawan rantai kemiskinan dengan kegigihan mereka. Di Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, peran perempuan tidak hanya terbatas pada pengelolaan keuangan dan urusan rumah tangga, tetapi juga meluas hingga mengarungi lautan untuk mencari nafkah. Nursia Nuntung, salah seorang perempuan nelayan yang mencari gurita  di Perairan Togean, adalah potret perjuangan hidup yang

Para Perempuan Penantang Ombak Togean: Gigih Mencari Gurita Demi Keluarga Read More »

Badai dan Perahu Rusak Hambat Pembukaan Lokasi Tangkap Gurita di Uwedikan

UWEDIKAN –  “Biasanya setelah penutupan, bobot gurita bertambah. Semoga saja hasilnya melimpah,” kata Sahri Tatting,  salah seorang nelayan gurita di Desa Uwedikan, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Sebagai anggota Kelompok Pengelola Usaha Konservasi (Kompak) yang difasilitasi oleh Jaring Advokasi Pengelolaan Sumber Daya Alam (Japesda) bersama Blue Ventures, Sahri menuturkan bahwa ukuran dan bobot

Badai dan Perahu Rusak Hambat Pembukaan Lokasi Tangkap Gurita di Uwedikan Read More »

Simpan Pinjam Dijalankan, Kekompakan Nelayan Dipertahankan

TOROSIAJE-  Program simpan pinjam atau Village Saving and Loans Association (VSLA) yang digulirkan oleh Jaring Advokasi Pengelolaan Sumber Daya Alam (Japesda) membawa dampak positif bagi nelayan di Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Selain membantu menopang kebutuhan ekonomi, program ini juga mampu menjaga kekompakan dan kebersamaan nelayan dalam menghadapi kondisi hasil tangkapan yang

Simpan Pinjam Dijalankan, Kekompakan Nelayan Dipertahankan Read More »

Ambisi Ekstraktif di Teluk Tomini: Upaya Menggusur Ruang Hidup Nelayan

Oleh: Christopel Paino, Anggota Japesda Gorontalo Suasana di depan Gedung DPRD Kabupaten Tojo Una-Una mendadak mencekam pada Selasa, 23 Desember 2025. Ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Nelayan Pesisir Tojo Una-Una mengepung kantor wakil rakyat tersebut dalam aksi demonstrasi besar-besaran untuk menolak rencana survei seismik 3D eksplorasi minyak dan gas (migas) di Teluk Tomini. Ketidakpuasan nelayan

Ambisi Ekstraktif di Teluk Tomini: Upaya Menggusur Ruang Hidup Nelayan Read More »

Kenapa Pengeboman Ikan di Perairan Togean Masih Marak Terjadi?

TOGEAN – Di bulan Desember 2025 ini, nelayan di Perairan Togean kembali mendapati praktek pengeboman ikan di Desa Kadoda, Kecamatan Talatako, Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah. Pelaku disinyalir merupakan warga Desa Kadoda. Praktek penangkapan ikan dengan bahan peledak yang ditemukan nelayan setempat dalam kurun waktu enam bulan terakhir sudah terjadi dua kali. Pada bulan Juli

Kenapa Pengeboman Ikan di Perairan Togean Masih Marak Terjadi? Read More »