Perkumpulan Japesda

Liputan Media

Kisah Nelayan Perempuan Kadoda: Puasa Tangkap Gurita Untuk Maksimalkan Hasil Panen

TOGEAN – Malam itu tak banyak suara selain desir angin dan ombak yang berkejaran pelan.  Para nelayan berkumpul dalam lingkar sederhana saat gelap menyelimuti Pulau Papan, Desa Kadoda, Kecamatan Talatako, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Hari itu, minggu, 26 April 2026. Waktu menujukkan pukul 19.00 WITA. Suasana hangat tercipta di atas rumah panggung yang berdiri […]

Kisah Nelayan Perempuan Kadoda: Puasa Tangkap Gurita Untuk Maksimalkan Hasil Panen Read More »

Perjuangkan Hak Tenurial, JAPESDA Bentuk Sekolah Advokasi Pesisir untuk Suku Bajo

Kawasan pesisir dan laut yang menjadi ruang hidup masyarakat Bajo di Tilamuta, Gorontalo, kian menyempit. Ruang gerak nelayan perlahan dibatasi oleh reklamasi pelabuhan, ekspansi pariwisata, hingga kebijakan tata ruang yang tidak berpihak pada masyarakat lokal, adat, hingga tradisional. Berdasarkan cerita turun-temurun, masyarakat Bajo di Tilamuta telah bermukim di kawasan tersebut sejak 1890-an. Namun, klaim itu

Perjuangkan Hak Tenurial, JAPESDA Bentuk Sekolah Advokasi Pesisir untuk Suku Bajo Read More »

Ruang Gerak Nelayan Kian Sempit, Japesda Dorong Pengakuan Hak Kelola Laut Desa Bajo

TILAMUTA – “Ruang gerak nelayan semakin sempit,” kata Nirmala, salah seorang perempuan nelayan Suku Bajo di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Bagi masyarakat Bajo di Tilamuta, laut bukan sekadar air, bukan pula sebatas pada urusan ekonomi yang dipetakan lewat zonasi. Di sana mereka hidup dan tinggal, melaut, membangun hubungan sosial, hingga ritus-ritus budaya yang diwariskan

Ruang Gerak Nelayan Kian Sempit, Japesda Dorong Pengakuan Hak Kelola Laut Desa Bajo Read More »

Ironi Peringatan Hari Bumi di Tengah Krisis Deforestasi di Gorontalo

International Earth Day atau Hari Bumi Sedunia diperingati setiap tanggal 22 April. Momen ini menjadi salah satu gerakan global terbesar yang dirayakan oleh berbagai kalangan di seluruh dunia. Berdasarkan sejarahnya, Hari Bumi pertama kali dicetuskan oleh Gaylord Nelson, seorang senator Amerika Serikat dari Wisconsin pada tahun 1960-an. Berbagai peristiwa penting memicu perhatian publik terhadap kerusakan

Ironi Peringatan Hari Bumi di Tengah Krisis Deforestasi di Gorontalo Read More »

281 Hektare Perairan Ditutup, Nelayan Torosiaje Menabung Gurita Selama Tiga Bulan

TOROSIAJE – Sejak dulu, laut sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat pesisir. Mereka bergantung pada laut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Salah satu cara yang paling umum dilakukan adalah dengan menangkap ikan, termasuk juga gurita dan komoditi lainnya sebagai sumber mata pencaharian sehari-hari. Sudah satu lustrum  lamanya, kelompok nelayan Sipakullong menjalankan program pengelolaan perikanan

281 Hektare Perairan Ditutup, Nelayan Torosiaje Menabung Gurita Selama Tiga Bulan Read More »

Hutan Gorontalo Menyusut, Julang Sulawesi Makin Terancam

ILOMATA – Selama 10 tahun terakhir perjumpaan dengan burung Julang Sulawesi atau Rhyticeros cassidix atau tangao (dalam bahasa Suwawa: Gorontalo) di desa penyangga Taman Nasional Bogani Nani Wartabone semakin sedikit. Hal ini diungkapkan oleh Warga Desa Ilomata, Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bulango Ulu. “Tahun 2014, di depan rumah kami masih dengar suaranya, duduk di teras

Hutan Gorontalo Menyusut, Julang Sulawesi Makin Terancam Read More »

Para Perempuan Penantang Ombak Togean: Gigih Mencari Gurita Demi Keluarga

TOGEAN- Perempuan memiliki peran krusial dalam melawan rantai kemiskinan dengan kegigihan mereka. Di Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, peran perempuan tidak hanya terbatas pada pengelolaan keuangan dan urusan rumah tangga, tetapi juga meluas hingga mengarungi lautan untuk mencari nafkah. Nursia Nuntung, salah seorang perempuan nelayan yang mencari gurita  di Perairan Togean, adalah potret perjuangan hidup yang

Para Perempuan Penantang Ombak Togean: Gigih Mencari Gurita Demi Keluarga Read More »

Badai dan Perahu Rusak Hambat Pembukaan Lokasi Tangkap Gurita di Uwedikan

UWEDIKAN –  “Biasanya setelah penutupan, bobot gurita bertambah. Semoga saja hasilnya melimpah,” kata Sahri Tatting,  salah seorang nelayan gurita di Desa Uwedikan, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Sebagai anggota Kelompok Pengelola Usaha Konservasi (Kompak) yang difasilitasi oleh Jaring Advokasi Pengelolaan Sumber Daya Alam (Japesda) bersama Blue Ventures, Sahri menuturkan bahwa ukuran dan bobot

Badai dan Perahu Rusak Hambat Pembukaan Lokasi Tangkap Gurita di Uwedikan Read More »

Panen Raya Gurita, Ratusan Perahu Nelayan Padati Torosiaje

TOROSIAJE – “Selama kita menerapkan praktek buka tutup, ini pertama kalinya kami panen, banyak sekali perahu sampai lebih dari 100 perahu yang tersebar di semua lokasi penutupan,” kata Husain Onte Ketua kelompok Sipakullong, Rabu 30 Desember 2025. Perairan Torosiaje nampak cerah, pagi itu ratusan perahu milik nelayan kecil dari berbagai berbagai sudut desa pesisir Torosiaje

Panen Raya Gurita, Ratusan Perahu Nelayan Padati Torosiaje Read More »

Simpan Pinjam Dijalankan, Kekompakan Nelayan Dipertahankan

TOROSIAJE-  Program simpan pinjam atau Village Saving and Loans Association (VSLA) yang digulirkan oleh Jaring Advokasi Pengelolaan Sumber Daya Alam (Japesda) membawa dampak positif bagi nelayan di Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Selain membantu menopang kebutuhan ekonomi, program ini juga mampu menjaga kekompakan dan kebersamaan nelayan dalam menghadapi kondisi hasil tangkapan yang

Simpan Pinjam Dijalankan, Kekompakan Nelayan Dipertahankan Read More »