Perkumpulan Japesda

Energi Terbaharukan

Melalui Validasi Peta Partisipatif, Japesda Dorong Pengakuan Wilayah Kelola Laut Suku Bajo

Perempuan nelayan Desa Bajo Tilamuta sedang memvalidasi peta wilayah kelola laut yang selama ini menjadi ruang mereka mencari nafkah dan mempertahankan kehidupan keluarga. Jumat (19/6/2026). Dokumentasi: Japesda. TILAMUTA – Upaya memperkuat pengakuan hak kelola laut masyarakat pesisir sekaligus mendorong pengakuan wilayah adat tradisional Suku Bajo di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, memasuki tahap penting. Jaringan […]

Melalui Validasi Peta Partisipatif, Japesda Dorong Pengakuan Wilayah Kelola Laut Suku Bajo Read More »

Japesda Bersama Lintas Instansi di Sulteng Dorong Terbitnya Pergub Perikanan Gurita 

Rapat koordinasi Penyegaran Draf Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) Tata Kelola Gurita Berkelanjutan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Sulawesi Tengah. Dokumentasi/Japesda. PALU – Japesda bersama instansi pemerintah terkait di Sulawesi Tengah mendorong tata kelola perikanan gurita berkelanjutan di Sulawesi Tengah melalui peraturan gubernur. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi Penyegaran Draf Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) Tata Kelola

Japesda Bersama Lintas Instansi di Sulteng Dorong Terbitnya Pergub Perikanan Gurita  Read More »

Dieksploitasi Industri Ekstraktif, Gorontalo Tetap Bertahan di Papan Atas Kemiskinan Nasional

Hutan alam Gorontalo yang terletak di Kabupaten Pohuwato Gorontalo dianugerahi hutan yang luas, kekayaan pesisir dan laut, keanekaragaman hayati yang tinggi, serta sumber daya alam yang melimpah. Namun, kekayaan alam tersebut tidak benar-benar dinikmati oleh masyarakat Gorontalo, masalah kemiskinan tak kunjung terselesaikan.  Saat ini kekayaan alam tersebut sedang dieksploitasi oleh industri ekstraktif, dimana keuntungannya hanya

Dieksploitasi Industri Ekstraktif, Gorontalo Tetap Bertahan di Papan Atas Kemiskinan Nasional Read More »

Ironi Peringatan Hari Bumi di Tengah Krisis Deforestasi di Gorontalo

International Earth Day atau Hari Bumi Sedunia diperingati setiap tanggal 22 April. Momen ini menjadi salah satu gerakan global terbesar yang dirayakan oleh berbagai kalangan di seluruh dunia. Berdasarkan sejarahnya, Hari Bumi pertama kali dicetuskan oleh Gaylord Nelson, seorang senator Amerika Serikat dari Wisconsin pada tahun 1960-an. Berbagai peristiwa penting memicu perhatian publik terhadap kerusakan

Ironi Peringatan Hari Bumi di Tengah Krisis Deforestasi di Gorontalo Read More »

Petani Muda Ilomata Ubah Lahan Jagung Jadi Agroforestri Organik

ILOMATA – Seorang petani muda di Desa Ilomata, Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, mengubah lahan monokultur jagung turun-temurun menjadi kebun agroforestri yang beragam dan subur dengan mengandalkan pupuk organik buatan sendiri. Rahman Mooduto (28 tahun) sejak 2023 secara perlahan meninggalkan pola tanam jagung warisan orang tuanya. Ia kini beralih ke sistem agroforestri atau

Petani Muda Ilomata Ubah Lahan Jagung Jadi Agroforestri Organik Read More »

Ilusi bioenergi dan kesejahteraan masyarakat

Japesda- Memperingati hari Big Bad Biomass pada Senin, 21 Oktober 2024, di bawah Menara Keagungan Limboto Koalisi #SaveGorontalo mengugat pemerintah Provinsi Gorontalo untuk menghentikan konversi hutan dengan iming-iming energi terbaharukan, khususnya 282.100 hektar hutan yang akan dikonversi untuk Perusahaan PT. BTL dan PT. IGL. Koalisi #SaveGorontalo, yang terdiri dari sejumlah organisasi masyarakat sipil, menilai bahwa

Ilusi bioenergi dan kesejahteraan masyarakat Read More »

Proyek Deforestasi Mengancam Gorontalo

Japesda – Darurat deforestasi, Gorontalo jadi salah satu pengespor pellet kayu tercatat paling tinggi dengan capaian 82,27 juta kilogram. Luasan ini hampir setara dengan dua kali lipat luas wilayah Kota Gorontalo. Proyeksi pembukaan lahan besar-besaran ini sejalan dengan kebijakan FOLU Net Sink 2030 untuk pembaharuan energi transisi. Dengan adanya kebijakan ini, pemerintah memberikan izin untuk

Proyek Deforestasi Mengancam Gorontalo Read More »

Tidak ada kebaharuan di energi baru terbaharukan

Japesda- Gembor-gembor transisi energi mulai digaungkan sejak menjadi salah satu topik utama dalam pembahasan presidensi G20 Indonesia tahun 2022. Hal ini dianggap sebagai salah satu inovasi pengurangan emisi karbon dengan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Untuk melakukan inovasi ini, muncullah kebijakan Folu Net Sink 2030, demi mengurangi emisi pemerintah membolehkan terjadinya konversi hutan, tentu saja

Tidak ada kebaharuan di energi baru terbaharukan Read More »