Perkumpulan Japesda

Gorontalo

Ngalu’u Lepa: Merawat Perahu dengan Cara Membakarnya

Oleh: Ummul Uffia/fasilitator Japesda di Desa Torosiaje Matahari bersinar terik, berpadu dengan api yang menjilat-jilat badan perahu. Asap mengepul. Dari kejauhan, Halima terlihat mengibas-ngibas asap yang mengenai wajahnya, sementara tangannya yang lain dengan mahir membolak-balikkan gulungan daun kelapa terbakar di sekujur perahu. “Panas sekali,” ujarnya. Halima adalah nelayan perempuan dari Desa Torosiaje, Popayato, Pohuwato, Gorontalo. […]

Ngalu’u Lepa: Merawat Perahu dengan Cara Membakarnya Read More »

Refleksi dan Penguatan Kapasitas Advokasi Pendamping Japesda

GORONTALO – Jaring Advokasi Pengelolaan Sumber Daya Alam (Japesda) baru saja mengadakan kegiatan penguatan kapasitas bertajuk “Refleksi dan Penguatan Pendampingan Masyarakat”. Kegiatan yang berlangsung pada 8-9 November 2025 ini dikhususkan bagi para pendamping yang bekerja langsung di garis depan advokasi di Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Tengah. Direktur Japesda, Nurain Lapolo, mengungkapkan komitmen organisasi yang telah

Refleksi dan Penguatan Kapasitas Advokasi Pendamping Japesda Read More »

Aksi Muda Jaga Iklim 2025: Anak Muda Gorontalo Bagikan Ratusan Bibit Pohon

GORONTALO – Puluhan anak muda dari berbagai komunitas kompak berbagi bibit pohon kepada warga Kota Gorontalo dalam kegiatan Aksi Muda Jaga Iklim (AMJI) yang difasilitasi Jaring Advokasi Pengelolaan Sumber Daya Alam (JAPESDA), Sabtu (25/10/2024). Kegiatan yang berlangsung di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Gorontalo, Kelurahan Molosipat U, Kecamatan Sipatana, Gorontalo mengusung tema Green Action Day.

Aksi Muda Jaga Iklim 2025: Anak Muda Gorontalo Bagikan Ratusan Bibit Pohon Read More »

World Rivers Day: 2025 Warga Ilomata Kembangkan Wisata Sungai dan Agroforestri

JAPESDA – Setiap tahun, pada hari Minggu keempat di bulan September, dunia memperingati Hari Sungai Sedunia (World Rivers Day). Pada tahun 2025, peringatan ini jatuh pada tanggal 28 September. Gagasan ini berawal dari inisiatif Mark Angelo, seorang pakar konservasi sungai ternama asal Kanada, yang pertama kali mempromosikan “Hari Sungai British Columbia” pada 1980. Perayaan hari

World Rivers Day: 2025 Warga Ilomata Kembangkan Wisata Sungai dan Agroforestri Read More »

Nelayan Uwedikan Himpun Model Pengelolaan Mangrove Berkelanjutan di Pesisir Kuri Caddi

MAKASSAR – Perkembangan dan perubahan sosial ekonomi di wilayah pesisir membuat Desa Uwedikan, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah menghadapi tantangan dalam pelestarian hutan mangrove. Kondisi itu mendorong Lembaga Desa Mangrove Lestari dan Pemerintah Desa Uwedikan melakukan upaya perlindungan dan pengelolaan mangrove berkelanjutan dengan didampingi oleh Japesda dan Yayasan Pesisir Lestari. Dalam menguatkan

Nelayan Uwedikan Himpun Model Pengelolaan Mangrove Berkelanjutan di Pesisir Kuri Caddi Read More »

Identifikasi Ekosistem Laut dan Pesisir, Enam Spesies Lamun Berhasil Ditemukan di Torosiaje

TOROSIAJE – Lamun yang berayun lemah menari pelan mengikuti irama gelombang laut. Namun siapa mengira, lamun justru bisa disebut perisai dalam menghadapi serangan penyakit yang bersumber dari laut. Fungsi lainnya sebagai filtrasi atau penjernihan perairan laut dangkal dengan menyaring debu-debu yang terdapat di permukaan laut. Bukan hanya itu, lamun juga menjadi  rumah bagi biota laut

Identifikasi Ekosistem Laut dan Pesisir, Enam Spesies Lamun Berhasil Ditemukan di Torosiaje Read More »

Hidup Sebagai Nelayan: Perjuangan yang Tidak Berkesudahan

UWEDIKAN − Nelayan dan laut adalah satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Ketika melaut, kemahiran nelayan dalam menjalankan perahu dan kemampuan membaca cuaca, tentu saja akan menjadi penunjang perjalanan. Laut dengan segala cuacanya yang tidak menentu itu, akan ditaklukkan oleh pengalaman dan keuletan bertahun-tahun berlayar di lautan. Namun kepekaan membaca cuaca ini, tidak lagi berguna

Hidup Sebagai Nelayan: Perjuangan yang Tidak Berkesudahan Read More »

Dana Sosial Tabungan Nelayan: Bangun Harapan, Sejahterakan Komunitas.

TOROSIAJE- Di Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, penerapan simpan pinjam (Saving and Loans Association) diselingi dengan menyimpan sebanyak Rp5000,- untuk tiap penemuan. Uang ini nantinya digunakan sebagai dana sosial atau dana darurat ketika salah satu dari anggota kelompok mengalami kesulitan. “Dana sosial ini diperuntukan bagi anggota yang mengalami musibah seperti kecelakan di laut,

Dana Sosial Tabungan Nelayan: Bangun Harapan, Sejahterakan Komunitas. Read More »

Siaran Pers; Banjir Berulang, Cabut dan Hentikan Izin Alih Fungsi Hutan di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo

Gorontalo 4 Februari 2025 – Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Provinsi Gorontalo, khususnya di wilayah kecamatan Kecamatan Popayato, Popayato Barat, dan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, menyebabkan wilayah tersebut kembali diterjang banjir pada Rabu, 22 Januari 2025. Banjir berulang di tiga kecamatan ini mengakibatkan permukiman dan jalanan terendam air. Aktivitas industri ditengarai menjadi dalang penyebab

Siaran Pers; Banjir Berulang, Cabut dan Hentikan Izin Alih Fungsi Hutan di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo Read More »

Pembukaan Ketiga: Nelayan Puas Dengan Tangkapan Mereka

Japesda- “Sebelum turun pagi ini kami sudah melakukan ritual Tiba Pina,” ujar Jekson Sompah selaku ketua adat sekaligus ketua Pokmaswas Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Ritual Tiba Pina di masyarakat Desa Torosiaje adalah salah satu bentuk silaturahmi antara nelayan dan para leluhur mereka di laut. Dalam upacara Tiba Pina ini mereka manfaatkan sebagai

Pembukaan Ketiga: Nelayan Puas Dengan Tangkapan Mereka Read More »