Perkumpulan Japesda

Nelayan

Panen Bersama di Desa Kadoda Terbukti Memberikan Peran Penting bagi Masyarakat

KADODA – Hal yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba, beberapa area seperti: Reef Dambulola seluas 28.78 Ha, Reef Perairan Kadoda seluas 37.99, Reef Perairan Pulau Papan seluas 45.48 Ha dan Reef Uwe Malangka seluas 14.99, yang ditutup sejak 24 April 2025, akhirnya akan dibuka hari ini 24 Juli 2025. Area-area ini, sesuai kesepakatan bersama akan ditutup sementara, […]

Panen Bersama di Desa Kadoda Terbukti Memberikan Peran Penting bagi Masyarakat Read More »

Japesda Fasilitasi PKS Nelayan Kadoda dan Taman Nasional Kepulauan Togean

KADODA- Perairan Desa Kadoda, Talako, Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, adalah salah satu area yang berada dalam Kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT). Sebagai desa yang terletak di atas laut, masyarakat Desa Kadoda memunyai ikatan yang kuat terhadap ketersediaan sumberdaya yang ada di laut mereka. Ikatan ini berhubungan dengan pemenuhan asas ekonomi dan sosial. Masyarakat Desa

Japesda Fasilitasi PKS Nelayan Kadoda dan Taman Nasional Kepulauan Togean Read More »

Kolaborasi Kuat Untuk Laut Lestari: Penutupan Wilayah Tangkap Gurita di Desa Kadoda

KADODA− Desa Kadoda, terletak di Kecamatan Talako, Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Desa Kadoda atau sering juga disebut Pulau Papan, berada tepat di Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT), dan menjadi area parawisata, mengingat tempatnya berada di area pesisir dengan gugusan terumbu karang serta pulau-pulau kecil yang menambah keindahan tempat ini. Gugusan terumbu karang yang ada di

Kolaborasi Kuat Untuk Laut Lestari: Penutupan Wilayah Tangkap Gurita di Desa Kadoda Read More »

Hidup Sebagai Nelayan: Perjuangan yang Tidak Berkesudahan

UWEDIKAN − Nelayan dan laut adalah satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Ketika melaut, kemahiran nelayan dalam menjalankan perahu dan kemampuan membaca cuaca, tentu saja akan menjadi penunjang perjalanan. Laut dengan segala cuacanya yang tidak menentu itu, akan ditaklukkan oleh pengalaman dan keuletan bertahun-tahun berlayar di lautan. Namun kepekaan membaca cuaca ini, tidak lagi berguna

Hidup Sebagai Nelayan: Perjuangan yang Tidak Berkesudahan Read More »

Menabung di Laut: Penutupan Sementara Wilayah Tangkap di Uwedikan

UWEDIKAN- Gurita memiliki siklus hidup yang singkat, terhitung 15 sampai 18 bulan saja. Proses pertumbuhan gurita tentu saja memerlukan waktu yang bertahap, seperti mulai dari telur, larva, remaja hingga dewasa. Tak jarang dalam proses ini, gurita akan jadi mangsa empuk predator alaminya di laut, belum lagi penangkapan gurita remaja yang kerap dilakukan oleh nelayan. Hal

Menabung di Laut: Penutupan Sementara Wilayah Tangkap di Uwedikan Read More »

Mendekatkan Kesehatan ke Pesisir Uwedikan

UWEDIKAN− Kesehatan menjadi salah satu landasan utama untuk beraktifitas dan produktif. Penunjang utama ini tentu saja tidak akan serta merta terbangun sendiri, ada hal lain yang perlu untuk dijaga dan dipelihara dengan baik, seperti pola makan yang bergizi dan seimbang, gaya hidup, dan lain sebagainya. Di Desa Uwedikan sendiri, mata pencarian utama masyarakat adalah nelayan,

Mendekatkan Kesehatan ke Pesisir Uwedikan Read More »

Pembukaan Ketiga: Nelayan Puas Dengan Tangkapan Mereka

Japesda- “Sebelum turun pagi ini kami sudah melakukan ritual Tiba Pina,” ujar Jekson Sompah selaku ketua adat sekaligus ketua Pokmaswas Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Ritual Tiba Pina di masyarakat Desa Torosiaje adalah salah satu bentuk silaturahmi antara nelayan dan para leluhur mereka di laut. Dalam upacara Tiba Pina ini mereka manfaatkan sebagai

Pembukaan Ketiga: Nelayan Puas Dengan Tangkapan Mereka Read More »

Perempuan, laut dan gurita: cerita buka tutup pengelolaan perikanan di desa

Japesda- 30 November 2024, pukul 05.00 wita, Alci baru saja bangun. Pagi itu ia sudah membuat deretan-deretan aktivitas yang akan dia lakukan seharian penuh. Selepas bangun ia pergi mencuci muka, mengikat rambut dan memasuki dapur. Memasak tentu saja adalah rutinitas pembuka di hari ini. Alci adalah salah satu nelayan gurita di Desa Kadoda, sebagai nelayan

Perempuan, laut dan gurita: cerita buka tutup pengelolaan perikanan di desa Read More »

Safety at sea: Kemampuan berenang saja tidak cukup

Japesda – Nelayan atau pencari ikan mungkin terlihat sepele di mata kita, karena hal ini cukup lumrah untuk kita temukan, bahkan biasanya para nelayan ini adalah teman kita, tetangga, saudara hingga ayah atau adik dan kakak kita sendiri. Tingginya permintaan pasar terhadap hasil laut, membuat profesi nelayan ikut berperan penting dalam pemenuhan pangan lokal maupun

Safety at sea: Kemampuan berenang saja tidak cukup Read More »

Patroli Buka Tutup di Torosiaje: 11 Pelampung dan 18 Bendera Hilang

Japesda- Sebanyak 11 pelampung dan 18 bendera hilang di area belakang Pulau Torosiaje Kecil dan Pulau Torosiaje Besar di bagian barat dan timur, Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Pelampung dan bendera yang hilang, merupakan salah satu atribut penunjang dalam proses penutupan area tangkap gurita, kedua atribut ini digunakan sebagai penanda fisik atas laut

Patroli Buka Tutup di Torosiaje: 11 Pelampung dan 18 Bendera Hilang Read More »